Carilah yang Baik

Carilah yang baik

Carilah yang baik sebuah Nasihat.
Nasihat dari orang-orang yang benar tentunya.

Dan seringkali kita menjawabnya ya ia mosok yang ga baik kita temenin.
Karena pada kenyataannya, kita seringkali sulit menilai kebaikan orang.

Para tetua berkata > ya ia pastilah baik karena ada maunya dengan kamu.

Lalu? Mari flashback dan merenung sejenak.


Amos 5:14 >> “Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup.”
> saya menemukan bookmark pada ayat itu.

Ternyata dahulu sudah pernah dibaca.
Tentang Hidup dan mati.

Saat teduh malam kemarin membuatku ingin menuliskan ini.

3 Yohanes 1:11b >>“Barangsiapa berbuat baik, ia berasal dari Allah, tetapi barangsiapa berbuat jahat, ia tidak pernah melihat Allah.”

Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam hatimu.
Tidaklah penting apa yang kamu buat dan apa yang orang lain kira tentang dirimu.
Jika hatimu tidak baik, maka yang terpancar tidak akan pernah baik.

Sebuah bacaan dalam artikel ini bisa kita simpulkan jangan terlalu cepat menilai orang baik.
Yang kelihatan baik itu belum tentu benar!

Sebuah pengalaman hidup

Bertemu orang yang santun dan kelihatan sungguh teramat baik.
Pendiam dan sopan bertutur kata juga bersikap.

Itu hanya sebuah opini untuk orang yang baru dikenal.
Tapi setelah jauh mengenal dalam.

Yes, ternyata zonk.
Kita seringkali terlalu cepat menilai orang lain bukan?

Terlebih orang yang baru kita kenal.
Melihatnya baik, ramah dan sabar.

Dan banyaknya sifat lainnya yang bisa ditunjukkan dengan cover yang bagus.
Dia orang yang baik.

Ya jelas baik karena ada maunya. Itu bener.
Apa dia orang benar, ya belum tentu.

Dari pengalaman itu saya alami betul.
Melihat sosok baik itu mudah.
Karena in General semua manusia itu dasarnya ya baik.

Waktu dan kedekatan bisa menunjukkan semua yang tersembunyi itu.
Apakah kebaikan2 yang kita lihat diawal itu real.

Banyak orang yang menjadi baik hanya untuk mencari muka, kamuflase banget deh.
Banyak juga yang berlaku baik, untuk sebuah posisi dan jabatan.

Tak sedikit juga yang bersikap baik cuma demi image.
Terlebih mendapat pembenaran dari orang-orang yang terdekat.

Intinya ya jangan cepat berkesimpulan sebelum mengenal ya.

Alkitab memang mengajar kita untuk mencari yang baik, tapi ga sembarangan baik ya.
Tahu2nya cuma manipulatif aja.

>> rhemanya dari ayat renungan diatas itu, yang jahat itu ga pernah melihat Allah.
Dan menemukan yang jahat akan membuat kita menjauh dari Tuhan.
Lewat banyak hal (dosa) yang sudah mendapat pembenaran.

Kita ga bisa mengeneralisir hal ini memang.
Tetapi selalu ingat, bahwa yang baik itu ga selalu benar.

Enjoy your day as I do.

cheers
dcy