Are you ready
Hello Good friends
The title that come out of my head after my morning devotion.
-Gently Reminder-
Kalau suatu hari Tuhan akan bawa kita naik apakah kita siap?
Yup.
Tuhan tuh ajaib banget.
Dia bisa bawa naik siapapun.
Dia bisa lakukan kapanpun.
Bahkan yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti.
Terkadang kita itu yang terlalu overthinking dan berprasangka buruk sama Tuhan.
Tanpa pernah tahu kacamatanya Tuhan.
Manusia tidak dapat menyelami perbuatan tangan-Nya sampai akhir.
What is our response?
We are just not ready or
We don’t want to follow the process.
As we are busy with a daily routine.
Kita malah ga siap untuk Dia bawa naik.
Yang saya pelajari kemarin.
Tugas kita disini itu untuk bawa kabar baik.
Dan juga untuk jadi berkat.
Jadi kalau Tuhan yang bawa naik sudah pasti untuk tujuanNya itu.
Temen-temen yang sudah naik, melakukan tujuan dariNya atau tidak.
Yang dibawa kabar baik, atau kabar buruk?
Sikap dan tindakan kita jadi berkat atau batu sandungan?
Dan yang jadi pertanyaan, temen-temen merasa naik siapa yang bawa? =p
God’s Calling
Someday, when the time is right.
And He come to us.
Are you ready to follow Him?
> Kita ga siap karena kita terlalu sibuk dengan dunia kita.
Lukas 21:34 BIS
“Jagalah dirimu, jangan sampai kalian terlalu sibuk berpesta-pesta dan minum minuman keras, atau terlalu memikirkan soal-soal hidupmu, sehingga kalian tidak siap ketika hari itu muncul dengan tiba-tiba”.
Lukas 21:34 TB
“Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat”.
> Kita lupa/tidak bisa menentukan prioritas hidup kita.
Matius 10:37
“Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.”
> Tidak duduk dekat Tuhan
Lukas 38:41-42
10:41 “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, 10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya”.
> Kita juga ga siap untuk meninggalkan apa yang kita genggam saat ini.
Matius 19:21
”Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”
Prepared
So, what should we do?
Yes be ready.
>> Siap2
Sebagai contoh, kalau kita mau pergi traveling pasti ada beberapa persiapan yang perlu kita lakukan.
Seperti memesan tiket, reservasi hotel, packing pakaian, dll.
Yang pasti ga semua barang-barang kita bawa pada saat kita pergi bukan?
Persiapan disini bisa jadi kesiapan fisik maupun materi.
Kita perlu mempersiapkan fisik kita, agar saat traveling kita ga sakit dan bisa menikmati perjalanan.
Budget pun perlu disiapkan dengan menabung jauh hari sebelumnya.
Jangan sampai mepet-mepet dan no budget allocation ya.
Nah, kalau tugas kita sudah selesai.
Apa kita sudah mempersiapkannya?
Atau selama ini cuma sibuk dengan urusan perut (duniawi).
Filipi 3:19
“Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi”.
>> Berdoa
Matius 21:36
“Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia”.
Jadi jawaban temen-temen apa?
Udah tahu belum?
Yuk mulai sekarang pakai reminder kita masing-masing.
Jangan sampai telat ya.
Enjoy reading.
Cheers
–Dcy–
