Bukan Hakmu
Happy Monday. Happy people.
Just wanna share, kalau pembalasan itu bukan hakmu.
Time to do a daily routine.
Supaya ga nguap2 melulu mending saya nulis dulu.
Nulis materi pelajaran PPKN.
Yaitu Hak dan Kewajiban.
Why?
Karena judulnya “Bukan Hakmu” berkaitan dengan hak dan kewajiban tentunya.
Dan kita sering banget nih lupa apa hak dan kewajiban kita disini.
Atau mungkin selama ini kita lebih sering menuntut hak kita.
Tetapi lupa akan kewajiban kita.
Bahkan mirisnya kita bukan cuma menuntut hak kita saja.
Melainkan menuntut dan mengakui hak orang lain.
Kalau di PPKN kan ada aturan sebagai warga negara mengenai hak dan kewajiban kita.
Jadi semua sudah ada pedoman dan dasarnya.
Nah ini juga sama dong.
Cuma dasarnya bible verse.
My morning devotion.
Pasti temen-temen sering kan denger nasihat kayak gini
“Jangan mengambil sesuatu yang bukan hakmu”.
Pagi tadi saya mendengar sebuah sermon itu.
Kadangkala dalam hidup ini kita seringkali mengambil apa yang sebenarnya bukan hak kita.
Baik secara sadar ataupun tanpa disadari.
Pasti ada aja.
Ngerasa memiliki sesuatu atau apalah gitu.
Memeluk sesuatu erat2 dan mengakuinya sebagai hak kita.
Yang saya dengar pagi tadi.
Manusia itu sering banget ambil HAK nya Tuhan.
Apa sih hak nya Tuhan itu?
HAK untuk membalaskan dendam.
Kita mengakui bahwa kita berhak untuk melampiaskan amarah dan dendam kita pada orang yang menyakiti kita.
Yang merusak kita bahkan yang telah menghancurkan kita.
Sampai2 kita terus menerus membawa beban itu kemana-mana.
Padahal jika kita lepaskan itu semua.
Dan menaruhnya di kaki Tuhan.
Tuhan yang akan bertindak bagi kita.
Karena segala sesuatu dalam dunia ini mengandung konsekuensi.
Dan dunia ini ada dalam genggaman tanganNya.
Dan bagian kita adalah memberi tempat kepada murka Allah.
Ya artinya gak usah dibales, karena Tuhan sendiri yang akan menuntutnya.
Apa Dasarnya
Apa dasarnya, ya tentu saja dicatat dalam Alkitab.
Kenapa kita tidak boleh membalas rasa sakit hati kita terhadap orang lain.
Berikut ayatnya:
Roma 12:19 (TB)
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.
Romans 12:19 (KJV)
“Dearly beloved, avenge not yourselves, but rather give place unto wrath: for it is written, Vengeance is mine; I will repay, saith the Lord.”
Jadi inget juga Ps. Philip pernah bilang gini.
Let you be you.
Let God be God.
So, kesimpulan dari apa yang saya dengar pagi ini.
Jangan membalaskan sakit hati kita.
Jangan menyimpan dendam dan kepahitan atas hidup kita.
Dan yang paling penting jangan mengambil sesuatu yang bukan hak kita.
Kalau kita saja diajarkan untuk tidak mengambil hak orang lain.
Masa sih kita lebih berani mengambil Hak nya Tuhan.
Karena itu serahkan padaNya.
Percayalah pada Tuhan.
Dan Tuhan yang akan bertindak untuk kita.
Pembalasan adalah Haknya Tuhan.
Bukan hakmu.
Have a Great Monday..
Enjoy your day
–dcy–
