I am back

Comeback Again

It’s Good to be back.

Comeback again with fresh new HOPE.

Sharing is caring.
Because I know you might need it.

Banyak banget yang bakalan saya share.
Sabar ya temen-temen.

Selain cerita tentang perjalanan saya ke Oz.
Yes. Finally Tuhan membawa saya kesana.

Setelah penantian selama 17 tahun lamanya.
Beneran selama itu? Haha iya, mimpi sejak mahasiswa ternyata

Apa maksud Tuhan kira-kira.
Ya karena yang ini belum dilalui semua jadi masih kira-kira dong ya.

Bukan hanya untuk jalan-jalan.
Karena sepanjang hidup saya menerima karunia itu dari Tuhan.

Bukan cuma sekedar jalan-jalan saja saya dibawanya.
Kenapa saya bisa bilang gitu, karena saya bukan horang kaya.

Jika ya, mungkin sudah berkali-kali saya memutari globe lagi dan lagi.

Akan tetapi perjalanan itu selalu menghasilkan sebuah kesaksian hidup yang bisa saya bagikan.

I came back and told my stories.

I am God living proof because God is in this stories.


And yes I am back.


Lost but not lose

Here we go.

I am lost but not lose.

After going through the storm, I am now back to telling the glory of God.

Sebagai traveler yang punya kelemahan dalam hal membaca MAP.
Saya seringkali tersesat.

Sekalipun saya sudah membawa paper Map atau GMap.
Tetap juga kejadian salah baca arah.

Paling hanya senyum-senyum sendiri.
Dan seringnya ga sampai jauh kog tersadar ini arah yang salah.

Sehingga ada waktu untuk turun dan ganti tumpangan dengan arah yang bener sesuai tujuan yang sudah ditetapin.

Tak jarang saya duduk dulu sejenak baca ulang Map nya.
Puter-puter map sampai Re-route berkali-kali.

Yang pasti yang kedua harus bener.

Ya jangankan pergi sendiri.
Saat pergi travel dengan travelmate saya pun saya pernah salah berkali-kali.

Sebagai traveler tanpa bantuan travel agent manapun, mungkin dapat mudah dimaklumi kali ya.
Lagipula saya tidak ada desakan waktu dan diburu-buru oleh sesuatu.

Hanya saja kehilangan beberapa kesempatan untuk mengunjungi beberapa tempat dalam satu hari tersebut.

Kalau kalian gimana?

Sering menyalahkan diri sendiri dan menambah kebingungan kah?

Tenang, saya juga gitu kog kadang-kadang.
Ya namanya tempat yang baru pertama kali kita kunjungi wajar saja kog.

Yang pasti jangan sampai kita kehilangan momen serunya selama disana.


Bertanya

Kita punya hak bertanya loh.
Gak selamanya kita bisa bergantung sama paper map atau Gmap yang selalu kita anggap benar.

Tapi seringnya sih males, ga mau, enggan, atau takut.
Takut disasarin, takut yang ditanya ga ngerti dan berujung nambah bingung.

Yes, saya pun pernah begitu, tetapi saat traveling sendiri saya pernah beberapa kali bertanya dan minta bantuan orang lain loh.

2x di tempat yang berbeda saya pernah dibantu stranger yang tiba-tiba menawarkan bantuannya mengangkat koper saya yang teramat berat itu.

Tenang, sekalipun kita berada di negara yang jauh dan manusia yang serba cuek.
Masih ada kog orang-orang yang peka yang kadang emang dikirim Tuhan buat nolongin kita.

Saya percaya sih.

Nah saya juga pernah mengalami momen dimana saya bener-bener bingung arahnya dan juga ga tahu harus menggunakan sesuatu.

Contohnya mau top-up kartu untuk transport. Atau mau nyambung di intersection line, eh dikasih tahu.

Sesederhana, Am I taking the right tram to reach my destination?

Oh unfortunately, I took the wrong direction.
So, I had to get off the tram and take the opposite direction.

Jadi tahu kan?

>> Bertanya sama Tuhan juga jadi sebuah media buat kita.
Bila kita ga tahu arah, hilang arah atau tiba-tiba bingung.

What I am supposed to do?
Is this the right choices?

Am I doing right?
Is this the wisdom from God?

Ya tanya aja, jangan malu, jangan ragu, jangan takut.
He is with us.


Stay Tune

Selama traveling sendirian, pernah ga sih merasa takut hilang.
Tentu saja, manusia.

Suka clingak clinguk sendirian.
But with no worries at all.

Setidaknya saat seperti ga ada orang yang bisa ditanya.
Saya beneran tanya Tuhan, which direction should I follow?

Tuhan tahu, Tuhan ga diam.
Tuhan jawab.

Kalau kadang Tuhan diam.
Ga berati Tuhan ga bekerja.

Take it easy man!!

Stay Tune.

Terus bertanya jangan berhenti.
Jangan malas apalagi tawar hati.

Because God is going to tell you something.

Amsal 24:10 – “Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu”.

Dan inilah maksud Tuhan selama perjalanan saya kemarin.
Sekalipun menikmati pejalanan yang diselipi sebuah rasa sedih, sakit hati dan kecewa.

Tapi Tuhan yang baik, yang memberikan karunia untuk menikmati berkat & kesembuhan.

Menikmati hari baru yang Dia janjikan.
Jadi ada semangat baru yang saya rasakan.

I might HELPLESS but never feel HOPELESS anymore.

Jadi tetep siap-siap when the time is right, and everything is ready.
God will show you something.

Just believe it.

I returned to receive His blessings.
to share the Joy and tell the truth.

God is good.

My stories that might heal your wound.
Luka
Bukan Hakmu


Have a G’day mate
-dcy-